Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

calendar_today August 26, 2026 at 16:18 person By Admin schedule 7 hours ago
 Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Donny Oskaria mengatakan bahwa Indonesia akan resmi memiliki perusahaan asset management berskala global dalam waktu dekat.

Ada pun perusahaan tersebut lahir dari proses penggabungan atau merger beberapa perusahaan asset management (AM) BUMN yang menjadi satu entitas

"Kita konsolidasikan perusahaan ini sehingga dia punya size yang cukup, kompetitif, dan menjadi pemain yang kuat di dalam industri. Lima perusahaan aset management kita, kita mergerkan, yang bulan September akan kita launching menjadi perusahaan asset management terbesar di Indonesia," ungkap Dony kepada CNBC Indonesia dalam Danantara BUMN Progress Update, Rabu (26/8/2026).

Dony menuturkan, ia sendiri terlibat langsung dalam proses merger perusahaan ini. Setelah rampung, perusahaan asset management tersebut akan diisi oleh management yang kuat, termasuk dalam organisasinya.

Dony juga memastikan asset management ini nantinya akan memiliki direktur produk development terbaik yang akan menjadi core dalam mendorong kemajuan perusahaan.

Ia pun optimis perusahaan ini bisa kuat dan solid karena akan didukung oleh bank-bank besar, khususnya bank BUMN sebagai distribution channel.

"Kemudian nanti asset management ini akan engage dengan seluruh perbankan kita. Ini akan menjadi distribution channel daripada perusahaan asset management. Kami cukup optimis bahwa asset management kita ini ke depan akan menjadi perusahaan yang sangat solid," rinci Dony.

Menurut Dony hal ini bukan lah hal yang sulit, karena perusahaan asset management BUMN memiliki sejarah yang kuat. Misalnya Dana Reksa, perusahaan yang sangat kuat dalam branding-nya dan menghasilkan orang-orang hebat.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, Dana Reksa tidak berjalan sesuai fungsinya dan memiliki 50 anak usaha, yang sudah diselesaikan sehingga Dana Reksa kembali ke asalnya dan Dana Reksa akan kembali menjadi Dana Reksa Investment.

Share insight ini: