BEI Mau Klarifikasi MSCI Soal Standalone, Lagi Kumpulkan Bukti-Bukti

calendar_today October 16, 2026 at 11:44 person By Admin schedule 7 hours ago
BEI Mau Klarifikasi MSCI Soal Standalone, Lagi Kumpulkan Bukti-Bukti

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi serius dan segera akan melakukan klarifikasi kepada MSCI terhadap concern apa yang masih dirasakan mereka.

"Dibalik MSCI ini investor global, kami sudah lakukan berbagai upaya untuk mereformasi pasar modal, terutama dari transparansi dan integritas. Kami lakukan mekanisme untuk memperkuat likuiditas," ujar Iding Pardi, Direktur Pengembangan BEI, dalam konferensi pers Jumat (16/10/2026).

Pihaknya juga sudah melakukan transparansi dengan mempublikasikan kepemilikan saham di bawah 1%, dari sebelumnya hanya 5%. Kemudian secara bertahap juga mengungkap data emiten yang yang memiliki konsentrasi saham terpusat di segelintir investor alias high shareholder concentration (HSC).

"Itu semua kami komunikasikan dengan investor global. Dari sisi likuiditas kami menghilangkan floor price yang Rp50 menjadi Rp1. Kami mulai mengimplementasikan short selling terbatas dengan control risk yang terkontrol," lanjut Iding.

Terkait perhatian MSCI, BEI menanggapi serius dan akan berkomunikasi dengan mereka sehingga terbuka gamblang apa sebenarnya yang menjadi latar belakang MSCI membuka konsultasi untuk menempatkan pasar saham Indonesia ke standalone market.

"Klasifikasi MSCI standalone itu bukan terendah itu adalah khusus kalau market perlu mendapat perhatian khusus. Maka bukan berarti advance, emerging, frontier lalu standalone. Maka standalone itu digunakan untuk market yang baru yang butuh pengawasan lebih jauh," jelas Iding.

Pihaknya akan memaksimalkan apa saja transformasi yang harus dilengkapi, sebelum membuka konsultasi dengan MSCI. BEI menegaskan mereka masih memiliki waktu hingga April 2027 untuk mempersiapkan proposal, dan mengumpulkan bukti-bukti jika pasar saham kita sudah efektif dalam menjalankan transformasi.

"Dari komunikasi kami akan memperkuat bukti-bukti bahwa transformasi yang dilakukan efektif terhadap investor. Dari sisi fundamental, market, kita dari sisi likuiditas transaksi tumbuh, investor tumbuh. Jadi concern MSCI terkait transparansi, integrity dan investability itu yang jadi concern quality dari market kita," tutup Iding.

Share insight ini: