Pasar Saham RI Kena Badai MSCI, Ini Pesan BEI Buat Investor

calendar_today October 16, 2026 at 11:36 person By Admin schedule 8 hours ago
Pasar Saham RI Kena Badai MSCI, Ini Pesan BEI Buat Investor

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimbau investor untuk tetap rasional dalam menyikapi pengumuman MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market. Direktur Penilaian BEI Saidu Solihin mengaku, BEI memahami kekhawatiran para investor. Namun, ia juga meminta para pelaku pasar mempertimbangkan kondisi fundamental emiten di pasar modal domestik yang secara agregat masih menunjukkan pertumbuhan positif.

"Dari bursa, kami memahami kekhawatiran teman-teman investor. Namun, sebagai bursa, kami memastikan mekanisme pasar tetap berjalan dan kami sampaikan sesegera mungkin untuk klarifikasi teknis dari MSCI," kata Saidu saat ditemui di gedung BEI Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Di tengah sentimen negatif yang membayangi pasar, BEI menekankan bahwa kinerja perusahaan tercatat masih relatif solid. Berdasarkan data agregat hingga Juni 2026, pendapatan emiten tercatat tumbuh sekitar 13%, sementara laba meningkat sekitar 9%.


Selain itu, total aset emiten juga mengalami pertumbuhan hampir 3%. Ekuitas perusahaan tercatat turut meningkat, mencerminkan kondisi fundamental yang dinilai masih cukup kuat.

BEI menilai, perkembangan tersebut perlu menjadi salah satu pertimbangan investor dalam mengambil keputusan investasi, di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat pengumuman MSCI.

"Ekuitas juga naik. Secara funadamental konisi emiten di BEI kita masih cukup kuat dan growth tinggal persepsi dan pengumuman tadi ya dari MSCI ini kan masih rencana," sebutnya.

Meskipun demikian Ia melanjutkan, rencana perubahan klasifikasi pasar tersebut masih membuka ruang konsultasi hingga April 2027. Dengan demikian, masih terdapat waktu bagi otoritas pasar modal Indonesia untuk menindaklanjuti persoalan yang menjadi perhatian MSCI.

"Yang kita akan konsultasi dibuka ruangnya sampai April 2027," ucapnya.

BEI pun mengimbau investor untuk melihat kondisi pasar secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada sentimen jangka pendek. Kinerja keuangan perusahaan, prospek bisnis, serta perkembangan tindak lanjut otoritas terhadap MSCI tetap perlu menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi.

"Itu artinya kita himbau temen-temen investor realistis meihat kondisi. Toh emiten kita masih cukup kuat dan solid," tutupnya.

Share insight ini: